HOME    ABOUT US    GALLERY    CONTACT US    PENDAFTARAN

Jumat, 23 Maret 2012

sepucuk surat dari orang tua

video

ketika lelah berdakwah


KETIKA LELAH BERDAKWAH
DI SUATU HARI kampus di Sumatra, pada awal tahun akademik, rohis masig-masing fakultas rutin mengadakan semacam perekrutan kader dakwah baru. Segala daya dikerahkan guna menyambung roda regenerasi1. Pada masa-masa itu, biasanya para ikhwah fokus sekali pada ladang garapannya. Dan disayangkan, ketika mereka mendapatkan satu bibit bary, sekian tunas malah layu disaat yang nyaris bersamaan2.
           Keadaan imam yang fluktuatif memang membuka peluan seseorang untuk futur (lemah semangat). Tapi meskipun itu suatu yang lumrah, bukan berarti kita harus terseret hingga tenggelam ke dalamnya. Ada beberapa hal yang harus diperhartikan jika gejala lelah dalam dakwah mulai menghampiri, di antaranya:
1.Berpikir positif
           Hal utama yang membuat kita gampang letih adalah ketika kita merasa bekerja sendiri dan orang lain kurang menghargai apa yang kita kerjakan. Ketauhilah, bahwa ini adalah hembusan iblis ke dada kita. Jelas mustahil seseorang bisa mengerjakan semuanya sendirian. Kalaupun kita lebih banyak bergerak, percayalah, di sisi Allah pun, kitalah yang paling banyak Ia sebut-sebut di depan malaikat-Nya3. Sejak awal, fakta telah berulangkali menyatakan bahwa dakwah memang tidak mudah. Tapi sulit tidaknya hal tersebut bisa kita kembalikan ke hati, untuk siapa kita berdakwah? Bukan karena manusia, kan?
Janganlah terlalu terbawa perasaan
           Sikap aktivis dakwah yang kadang kurang amanah, tidak disiplin, dansebagainya kerap menjadi pemicu retaknya ukhuwah antarsaudara4.Kata afwan terlalu sering dilontarkan tanpa ruh (terbukti dengan tidak adanya perubahan setelah kesalahan sebelumnya). Tapi sebagai ikhwah militan, berupayalah untuk membuang jauh kekecewaan pada oknum yang demikian.

By. Ibnu Alfayed, santri kelas VII tahun ajaran 2011 - 2012 
(di ringkas dari elka sabili)

kiat membuang dendam


                                
1.Setiap Manusia Berbuat kesalahan
Setiap orang pasti berbuat kesalahan yaitu1. Hal itu tidak  bisa di pungkiri.Begitu juga diri kita dan orang-orang lyang ada di sekitar kita.Itu sangat manusiawi.Kadang-kadang masing-masing mempunyai takaran yang tersendiri dalam mengukur sebuah kesalahan. Misal nya banyak orang berbohong itu adalah hal yang basa tapi mungkin menurut kita perbuat tersebut adalah perbuatan yang sangat keji atau sebaliknya2.. Di sebalik sisi lain kita juga tidak kaku melihat kesalahan orang lain3.Bisa jadi diat berbuat kesalahan itu hal yang tidak sengaja atu tidak ber maksud berbuat jahat
2.Berlatih memaaf kan seperti ayah dan ibu
   Coba ingat ketika kita masih kecil.Rasanya tiap hati kita berbuat kesalahan yang membuat ayah dan ibu jengkel. Tapi tiap haripula ia menyediakan lautan maaf bagi anak-anak nya . Mereka tak pernah dendam walaupun kita berbuat kesalahn besar sekalipun . Atau berlatih memaaf kan dari hal hal kecil seperti kita bersenggolan dengan orang saat berdesakan di pasar,  saat kaki ter injak saat naik bis kota,makanan kita di habis kan adik dan lain lain. Jika kita terbiasa  memaafkan dari hal hal kecil maka hatimkita akan ter asah untuk memaaf kan kesalahan yang lebih besar sehingga tak mengendap lama dalam hati.
3.Bersikap adil
 Sebelum kita menghakimi orang yang telah berbuat kesalahan besar sehingga tak termaaf kan lagi buat daftar dulu seberapa sering kah kita menyakiti  orang lain? Pernahkah kita menempat kan diri di posisi orang lain? Apakah banayak orang lain yang tak memaaf kan kesalahan kita ataubahkan dendam kepada kita? Jangan jangfan kesalahan kita lebih banyak. Kaca diri sangat lah penting untuk mengukr kualitas diri kita. jangan sampai gajah dan pelepuk mata kita sedang kan semut di ujung laut nampak dengan jelas  . Atau hujan sehari hari mengahapus kan panas setahun.

4.Berfikir positif
 Jika kita tidak berbuat salah maka  tidak akan pernah belajar berbuat nyang benar. Lebih baikberfikir seperti itu,demikian juga dalam menyikapi orang lain. Saat orang lain menyakiti kita bisajadi ujian kesabaran dari allah mungkin berencana menguji kadar kesabaran kita dari orang lain. Agar kita memperoleh derajat lebih tinggi di  mata allah maka kita harus lulus dengan cara memaaf kan orang lain dan tidak  mendendam
5.kembalikan kepada Allah
Shalat adalah cara efektif untukmeredam rasa marah dan dendam. Setelah membasuh muka dengan air wudu perasaan akan menjadim lebih tenang. Allah saja memaaf kan dosa dosa besar kita,  masak kita tidak bisa mencobanya Percayalah memaaf kan orang lain suatu yang indah. Dendam kepada orang lain akan membuat diri kita tersiksa apalagi orang tersebut tidak tahu bahwa kita tidak suka kepada nya
So, buang lah rada dendam jauh jauh,berjabat dengan hati suci dan mulai lah hidup yang lebih indah dari sebelum nya bangkit kan prestasi yang lebih baik
diringkas dari elka sabili oleh muhammad qalbiy, kelas VII 2011 - 2012

mengisi liburan


LIBURAN adalah waktu yang paling disukai remaja , terutama kaum pelajar kenapa begitu ? sebab setidaknya mereka bisa sehat dari hal – hal yang membuat penat otaknya, karena setiap hari  harus berhadapan dengan yang namanya pelajaran tapi sesungguhnya,waktu liburan itu sendiri dapat dimafaatkan juga dalam beberapa hal .sumuanya bisa dilakukan secara santai tetapi boleh  dibilang cukup bermafaat
    1.Evaluasi hasil pelajaran kamu2
Susudah mendapatkan raport  ,apa nilai pelajaran  yang kurang. Lalu perbaiki cara belajar nya ,agar di semeater medatang nilainya dapat ditingkatkan tentu saja,  hal ini bermafaat bagi kamu tau seberapa kelebihan kamu dan kekurangan kamu .
2.KUNJUNGI PERPUSTAKAAN ATAU           TEMPAT BERSEJARAH3
SeLain  mengunjungitempat wisata dan tempat-tempat yang menarik lainya ,mengunjungi perpustakaan dan tempat bersejarah ,setidaknya bisa menggugah minat kamu ,sebab disana tersimpan beribu -ribu  buku atau juga museum maka kamu akan tahu tentang sejarah sesuatu atau tempat museum fatahilah , jakarta .saat sobat mengunjunginya maka akatahu seluk beluk perjangan fatahilah.
   3.Manfaatkanlah hobi kamu4
Waktu liburan adalah waktu yang tepat untuk memperdalam hobi.ada berbagai hobi yang bisa dilakukan macam fotografi,menulis ,filateli .DLL  tentu bila hal itu di
lakukan maka akan menambah wawasan kamu dalam hal itu .
4.. AJang silaturahmi5
Karena liburan banyak waktu senggang dari kesibukan belajar, nggak salah kalau hal ini dimanfaatin buat silahturahmi .selain dengan saudara ,juga bisa jadi ajang silahturahmi dengan teman lama yang jarang ketemu acara akan tambah asyik bila
dibumbui dengan acara bakar ikan .
5.waktu untuk mencharge dari kamu6
Selain liburan untuk hal-hal yang bersifat duniawi.yang engak salah penting adalah waktu tersebut juga digunakan mencharger diri kumu dengan ibadah .misalya memperbanya shalat, tahajut, shaum ,dll  .dengan begitu kamu takkan nglupain soal;ibadah siapa tau setelah liburan ,nilai ibadah kamu jadi meningkat karena selain menjalankan yang wajib ,ditambah pula dengan ibadah sunnah .
diringkas dari elka sabili oleh rahima shaleha, santiwati kelas VII th ajaran 2011 - 2012

gelombang keadilan


GELOMBANG KEADILAN

Kan melangkah kaki dengan pasti.....
Menerobos s’gala onak duri.....
Generasi baru yang t’lah dinanti
Tak takut cita-cita tak terhormati.....

Bagai gelombang terus menerjang
Tuk tumbangkan s’gala kezhaliman
Dengan tulus ikhlas,usung keadilan
Dunia pertiwi gapai sejahtera

Tak kan surut walau selangkah
Tak kan henti walau sejenak
Cita kami hidup mulia
Atau syahid mendapat syurga

dibuat oleh tiara az-zukhruf 
kelas VII 2011 - 2012

Selasa, 13 Maret 2012

Menuai Pahala On-Air

MENUAI
PAHALA 
ON AIR




1
Berwawasan Luas
4
Seorang penyiar haru Berwawasan agar siarannya hidup, Dinamis,berisi dan tidak monoton. Kosakata varietas kata,improviasi, Hanya bisa dilakukan oleh penyiar Yang berwawasan luas.kuncinya,banyak Baca!dijamin, jika kamu berwawasan Luas, takkan kehabisan kata-kata untuk Berbicara.
2
Sense of islamic music
Penyiar radio dakwah harus memiliki sense of music yang tinggi. Karena kamu  menyiarkan ide-ide islam maka kamu harus tahu tentang perkembangan islamic music berikut artis-artisnya.
3
In touch
Tahu apa yang menjadi pusat perhatian pendengar. Dengan kata lain, kita haru  “GAUL” seperti mereka. Kalau ingin bekerja di radio otomotif, misalnya, biasakanlah diri dengan hobi mobil dan motor. Jika ingin menjadi penyiar islami, biasakanlah mengonsumsi berita dunia islam berikut lifestyle-nya
Menggunakan bahasa tutur
Siaran harus mengguanakan bahasa tutur, bahasa percakapan (conversational language), demikian juga naskah/ iklan. Bahasa tutur yaitu bahasa yang dipakai dalam pergaulan sehari-hari yang mempunyai ciri-ciri khas.
5
Tampilkan suara terbaik dan berusahalah untuk rileks
Penyiar adalah “pemain sandiwara” (performer) dan menghadapi tantangan yang sama dengan penyanyi atau aktor. Begitu diatas pentas, di depan kamera atau di belakang microphone.
6
Jadikan pendengar sebagai sahabat
Jangan sampai memiliki kesan menggurui. Berbicaraalah layakny  kepada teman akrab (intimate friend). Lihat wajah teman kamu itu dalam “ pikiran mata” (mind’s eye) berusahalah untu ceria karna ini akan perbengaruh kepada siaranmu
7
Be your self!
Keaslian (naturalnees) suara dan karakter kamu harus keluar. Bicara jangan di buat-buat, apalagi sampai menimbulkan kesan GENIT. Kamu harus menjadi diri sendiri, bukan diri orang lain.
8
Disiplin
Dengan mematuhi jam siaran berarti kamu menghargai pendengar. Ini juga sangat berpengaruh pada penialaian manager program tempat kamu bekerja. Ciptakan kesan positif jangan sampai negativ.